Ekonomi

Pelaku Usaha Naik Kelas, Plt Bupati Sidoarjo Gelar Jemput Bola Perizinan

Share Berita:

SIDOARJO, PEWARTAPOS.COM – Para pengusaha UMKM di Sidoarjo kini semakin dipermudah dalam mengurus izin usaha. Meskipun mereka telah mematuhi aturan pemerintah untuk melegalkan usaha, banyak yang masih kurang menguasai teknologi informasi untuk perizinan berbasis digital.

Menanggapi hal ini, Pemkab Sidoarjo terus memfasilitasi para pelaku usaha dalam mengurus izin mereka.

Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn, menekankan pentingnya legalitas usaha bagi para pelaku UMKM. “Saya mendukung seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM, untuk memiliki izin usaha. Ini wajib agar usahanya memiliki legalitas dan diakui, yang bisa memperluas akses pengembangan usaha,” jelasnya saat membuka Sosialisasi Kemudahan Berusaha dan Pelayanan Perizinan untuk UMKM pada Senin (10/6) di Kecamatan Prambon.

Pemkab Sidoarjo, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Sidoarjo, semakin gencar melakukan sosialisasi tentang kemudahan berusaha dan pelayanan perizinan untuk UMKM.

Plt. Bupati H. Subandi menyampaikan bahwa percepatan perizinan berusaha menjadi fokus Pemkab Sidoarjo agar seluruh UMKM di Sidoarjo memiliki legalitas dan terdata dengan baik di pemerintah daerah. Tujuannya adalah mempermudah pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM.

”Selain legalitas untuk penguatan usaha, para pelaku UMKM ini dapat terfasilitasi dengan program pemerintah, terutama untuk permodalannya,” tambahnya.

Pemkab Sidoarjo benar-benar membantu percepatan pelayanan perizinan berusaha kepada pelaku UMKM. Mereka didampingi dalam penerbitan izin usaha melalui Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), sebuah aplikasi perizinan berbasis website.

Kepala DPM PTSP Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bisa dilakukan melalui OSS-RBA. Sistem ini membantu pelaku usaha untuk secara mandiri mengurus pelayanan perizinan. Jika ada kesulitan, petugas pelayanan di desa, kelurahan, dan kecamatan akan membantu.

”Hal ini sejalan dengan program prioritas pimpinan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2021—2026. Yaitu, UMKM naik kelas untuk 100 ribu lapangan kerja baru,” jelas Rudi Setiawan.

Pada tahun 2023, DPM PTSP Sidoarjo melakukan pelayanan perizinan jemput bola untuk UMKM ke 18 kecamatan. Dengan layanan tersebut, 1.163 NIB telah diterbitkan untuk UMKM. Sosialisasi ini berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Jatim, dan layanan sertifikat halal.

Layanan ini memudahkan para pelaku UMKM memperoleh legalitas dan pengakuan, sehingga mengurus perizinan UMKM di Sidoarjo menjadi mudah dan lengkap. (zki)


Share Berita:
Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
Close